Anda bosan dengan masakan jengkol yang begitu-begitu saja? tetapi anda adalah penggemar jengkol? jika iya, tenang saja disini saya akan mencoba untuk membagikan cara membuat kerupuk jengkol pedas yang cocok untuk cemilan keluarga.

Cara Membuat Kerupuk Jengkol Pedas

Jengkol merupakan salah satu jenis biji-bijian yang khas dari indonesia, biasanya orang Indonesia mengolah jengkol untuk sebagai lauk makan seperti jengkol balado, semur jengkol, rendang jengkol dan masih banyak lagi.

Selain sebagai bahan lauk, ternyata jengkol juga sering dijadikan kerupuk oleh para pengusaha, selain karena bahan yang mudah dicari ternyata apabila diolah menjadi kerupuk jengkol tidak mengeluarkan bau yang khas meskipun ciri rasanya tidak banyak berubah.

nah, disini saya akan mencoba untuk berbagi mengenai cara membuat kerupuk jengkol pedas, mulai dari bahan dan alat apa saja yang harus kita siapkan dan bagaimana proses pembuatannya. Baiklah, kita langsung saja masuk kedalam pembahan kali ini bagaimana cara membuat kerupuk jengkol pedas.

Bahan – Bahan Kerupuk Jengkol

Bahan Utama Kerupuk Jengkol

  • 1 Kg Jengkol
  • 2 Kg tepung tapioka
  • 300 ml air hangat
  • 50 gram bawang putih halus
  • penyedap rasa
  • garam
  • minyak goreng

Bahan Bumbu Tabur

  • 50 gram cabai bubuk
  • 200 gram bubuk jagung bakar (bisa diganti sesuai selera)

Langkah-Langkah Pembuatan

  1. Pertama kita pisahkan dulu antara kulit dengan bijinya kemudian rendam dalam air bersih kira-kira 20-50 menit lakukan minimal 3 kali dan mengganti airnya
  2. jika sudah 3 kali perendaman, angkat dan tiriskan jengkol tersebut lalu rebus kedalam air mendidih yang telah dicampuri garam
  3. tunggu hingga kulit arinya mengelupas dan bersihkan kulit ari tersebut menggunakan air bersih
  4. setelah itu tumbuk jengkol sampai halus untuk dijadikan bahan adonan
  5. masukan bahan bumbu seperti bawang putih, air hangat, garam, dan penyedap rasa secukuppnya lalu aduk hingga merata
  6. Bentuk adonan mnjadi bulat memanjang, lalu dibungkus menggunakan daun pisang atau plastik.
  7. Kukus adonan sekitar 40 menit, setelah matang kemudian angkat dan tiriskan
  8. setelah adonan dingin kemudian potong adonan menjadi bagian tipis-tipis kemudian jemur dibawah sinar matahari hingga benar-benar kering
  9. setelah itu adonan kerupuk siap untuk digoreng didalam minyak panas
  10. Jika sudah matang kemudian taburkan bumbu pedas yang telah kita buat tadi
  11. Kerupuk jengkol pedas siap dihidangkan

Ternyata didalam cabai bubuk mengandung beberapa manfaat untuk tubuh lho! karena bubuk cabai bisa dijadikan stimulan jantung, menurunkan kolesterol dan trigliserida serta bisa untuk mengatur tekanan darah dalam tubuh. Selain bubuk cabe dalam jengkol pun tidak kalah banyak manfaat untuk tubuh kita.

coba juga ini dia, cara membuat kerupuk bawang pedas yang enak untuk dijadikan cemilan bersama keluarga

 

Mengenal Jengkol

Jengkol merupakan salah satu tumbuhan yang banyak tumbuh di daerah asia tenggara, jengkol merupakan jenis biji-bijian karena bijinya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral, berwarna lembayung tua dan biji buahnya berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Olahan jengkol memang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia tetapi tidak sedikit pula yang mendhindari untuk makan jengkol dengan alasan jengkol menimbulkan bau yang tidak sedap di mulut.

Didalam jengkol terdapat banyak kadungan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh kita, seperti anti oksidan yang tinggi sehingga dapat membantu kita untuk mencegah berbagai penyakit. tetapi apabila kita makan jengkol terlalu banyak juga sangatlah tidak baik, karena dengan memakan banyak jengkol maka akan mengakibatkan batu ginjal.

 

Manfaat Jengkol

1. Jengkol Mengandung Banyak Anti Oksidan

Didalam Jengkol mengandung banyak zat anti oksidan yang dapat membantu tubuh kita untuk menangkal radikal bebas sehingga secara tidak langsung hal itu akan membantu kita dalam mencegah penyakit kanker.  Jenis antioksidan yang dimiliki jengkol adalah polifenol, flavoniod, terpenoid, dan alkaloid yaitu jenis antioksidan yang dapat mencegah penyakit jantung, diabetes, kanker dan gangguan metabolik dalam tubuh lainya.

2. Jengkol Dapat Mencegah Diabetes

Di dalam jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya, yaitu zat asam jengkolat. Zat asam jengkolat ini berupa kristal-kristal yang tidak larut oleh air, Karena sifat diuretic inilah jengkol sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anda para penderita gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan mampu menyaring asam jengkolat pada buah jengkol yang nantinya akan mengakibatkan batu ginjal dan susah untuk buang air kecil.

3. Jengkol Bisa Mencegah Penyakit Maag

Percobaan yang dilakukan oleh peneliti pada tikus menunjukkan bahwa tikus yang makan jengkol cenderung terlindung dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti sakit maag. Karena kelompok tikus yang mengonsumsi jengkol mengalami peningkatan enzim superoxide dismutase (SOD), yaitu enzim yang berperan penting dalam melindungi dinding lambung dari luka akibat asam lambung.

4. Sebagai Pembentuk Jaringan Tubuh

DIdalam Jengkol terdapat kandungan protein yang tinggi sehingga dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh. Kandungan protein pada jengkol ternyata jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan kacang kedelai.

5. Memperkuat Tulang dan Gigi

jengkol mengandung banyak kalsium dan juga fosfor yang baik untuk perkembangan tulang dan gigi, Sehingga jengkol juga sangat baik untuk dikonsumsi oleh orang yang dewasa untuk mencegah tulang keropos atau osteoporosis tetapi perlu diingat untuk makan jengkol sesuai dengan porsinya saja dan jangan berlebihan.

6. Mencegah Anemia

DIdalam biji jengkol ternyata juga mengandung akan zat besi yang di mana zat besi ini sangat berfungsi untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel-sel darah merah dalam tubuh. Sehingga anda pastinya tahu bahwa bila tubuh kekurangan zat besi maka produksi sel-sel darah merah akan berkurang. Akibatnya suplai oksigen dan zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh seluruh sel dalam tubuh juga akan berkurang, sehingga jengkol sangat baik untuk dikonsumsi oleh wanita yang sedang dalam masa menstruasi.

7. Mengatasi Penyakit Jantung Koroner

Jengkol merupakan salah satu jenis makanan yang dapat melancarkan pembuangan air kecil atau yang dalam istilah kedokteran disebut diuretic jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat, sehingga sangat baik untuk penderita penyakit jantung

8. merampingkan Perut

Selain dapat melancarkan buang air kecil ternyata jengkol juga dapat melancarkan buang air besar, karena didalam jengkol ini juga mengandung banyak serat yang tinggi.

9. Mengatasi Penyempitan Pembuluh Darah

Penderita penyakit jantung biasanya disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah, sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi tidak lancar. Kandungan mineral pada jengkol ternyata dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit serta mencegah pembuluh darah menyempit kembali, Maka dari itu agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya tidak memasak jengkol terlalu matang atau overcooked

10. Mencegah kecacatan Pada Bayi

Didalam jengkol ternyata juga terdapat asam folat yang membantu ibu-ibu yang sedang hamil dalam mengurangi resiko kecacatan janin saat didalam kandungan.

Bagimana kawan, sangat bermanfaat dan mudah cara membuat kerupuk jengkol pedas bukan? mungkin apabila kawan-kawan punya ide bisnis kerupuk jengkol ini bisa dijadikan solusinya.

Bagaimana kawan-kawan cara membuat kerupuk jengkol pedas ini cukup mudah dan bermafaat bukan?