Resep Membuat Keripik Talas Tanpa Ribet !

Resep Membuat Keripik Talas Tanpa Ribet !

Cara Membuat Keripik Talas

Cara Membuat Keripik Talas

Cara Membuat Keripik Talas – Talas merupakan tumbuhan penghasil umbi-umbian yang cukup penting. Diduga asli berasal dari Asia Tenggara atau Asia Tengah bagian selatan, talas diperkirakan telah dibudidayakan manusia sejak zaman purba, bahkan pada zaman sebelum padi ditanam orang.

Kini talas telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk India, Cina, Afrika Barat dan Utara, dan Hindia Barat. Talas merupakan makanan pokok, selain sukun, di beberapa kepulauan di Oseania. Di Indonesia, talas populer ditanam di hampir semua daerah. Talas adalah akar sayur yang bisa dimakan dalam berbagai budaya di seluruh dunia. Daun dari tanaman talas juga digunakan sebagai sayuran.

Manfaat umbi  talas selain mudah dicerna dan daunnya merupakan sumber yang baik dari vitamin A dan C. Di Indonesia sendiri, umbi talas banyak ditemui di daerah sekitaran puncak, bogor Jawa Barat di daerah tanah gembur yang beriklim sejuk.

Talas tumbuh hampir seukuran dengan lobak, memiliki bentuk bulat atau lonjong dengan kulit berserat coklat. Permukaannya ditandai dengan cincin melingkar yang menunjukkan titik-titik penempelan pada daun bersisik. Di dalamnya terdapat warna daging yang putih kekuningan, tetapi mungkin akan berwarna beda tergantung pada jenis kultivar. Sebuah umbi talas dengan ukuran rata-rata beratnya sekitar 2-4 kilogram.

Baca Juga : Cara Membuat Keripik Belut Yang Gurih

Jenis-jenis talas :

1. Talas Bogor

Cara Membuat Keripik Talas -Talas bogor atau bahasa latinnya Colocasia esculenta L. Schoott, umbinya berbentuk silinder sampai agak membulat. Talas Bogor ini mengandung kristal yang dapat menyebabkan rasa gatal bila terkena kulit. Untuk menanam talas bogor yang tepat adalah sebelum musim hujan. Talas berkembang biak dengan anakan, umbi anakan atau pangkal umbi serta bagian pelepah daunnya. Kalau ingin talas berkembang maka anakan ini perlu dibuang agar umbi induk bisa tumbuh menjadi besar. Talas dapat dipanen setelah berumur 6 – 9 bulan. Pada umumnya tanaman ini telah dibudidayakan oleh para petani.

2. Talas Belitung.

Masih ingat dengan yang namanya kimpul? Kimpul yang sering kita dengar ini adalah jenis talas belitung. Talas belitung/kimpul ini  memiliki nama ilmiah Xanthosoma sagitifolium, termasuk famili Areacea dan merupakan tumbuhan menahun yang mempunyai umbi batang maupun batang palsu yang sebenarnya adalah tangkai daun. Umbinya biasa digunakan sebagai bahan makanan dengan cara direbus ataupun digoreng. Di Benua Afrika bagian barat, di daerah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Barat banyak dibudidayakan secara teratur oleh para petani. Cara yang baik dalam menanam talas belitung ini yaitu menggunakan jarak tanam 50 x 50 cm dan 100 x 100 cm. 

3. Talas Padang

Kalau yang ini namanya talas padang, atau bahasa ilmiahnya Colocasia gigantea Hook F,sebenarnya hampir sama dengan jenis lainnya. Perbedaannya ialah terdapat  pada ukuran pohonnya yang lebih besar, bisa mencapai tinggi 2 meter dan tangkai daunnya yang ditutupi lapisan lilin putih, serta urat-urat daunnya yang lebih kasar. Ukuran umbi induknya cukup besar. Salah satunya yang telah dibudidayakan mempunyai ukuran pohon yang lebih kecil untuk digunakan daunnya. Orang padang biasa membudidayakan talas ini untuk dijadikan cemilan atau oleh-oleh khas padang yaitu keripik talas.

Baca Juga : Cara Mengolah Ubi Menjadi Cemilan Yang Enak

Cara Membuat Keripik Talas -Tahukah kamu talas juga memiliki manfaat yang tak kalah banyak dengan jenis umbi-umbian yang lain? Apa saja manfaat talas bagi kesehatan tubuh kita? Inilah beberapa manfaat talas bagi kesehatan tubuh kita :

1. Sumber Energi

Umbi talas memberikan kalori lebih dari manfaat kentang , sekitar 100 gramnya menyediakan 112 kalori. Kalori ubi talas terutama berasal dari karbohidrat kompleks yang dikenal sebagai amilosa dan amilopektin. Namun, akar sangat rendah lemak dan protein dibandingkan dalam sereal dan kacang-kacangan. Tingkat protein mereka bisa sebanding dengan sumber makanan tropis lain seperti pada manfaat ubi , manfaat singkong, dll yang dapat menjadi sumber energi atau makanan pokok pengganti nasi.

2. Baik Untuk Pencernaan

Pencernaan yang stabil akan menbuat hari-hari Anda menjadi lebih nyaman dan bermakna. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang pola makan ataupun pola hidup manusia kurang terjaga sehingga pencernaannya menjadi terganggu. Salah satu cara menyehatkan pencernaan adalah dengan mengkonsumsi Talas. Tingginya serat di dalamnya akan membuat pencernaan Anda menjadi stabil dan sehat.

3. Menyehatkan Jantung

Manfaat selanjutnya yang dimiliki oleh Talas adalah menbantu menjaga kesehatan jantung. Hal tersebut disebabkan karena kalium yang terdapat di dalamnya sebagai mineral penting yang berperan aktif dalam menjaga kesehatan jantung Anda. kalium tersebut tidak hanya berfungsi mentrasfer cairan yang sehat, namun juga meredakan stress sehingga meringankan tekanan pada pembuluh darah.

4. Membantu Tekanan Darah

Selain baik untuk jantung zat kalium yang terdapat dalam umbi talas sangat baik untuk membantu menstabilkan dan menurunkan tekanan darah, Terutama bagi anda yang mengalami tekanan darah tinggi.

5. Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Selain beberapa hal di atas, Ubi juga bermanfaat dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. kandungan Vitamin C yang tinggi pada tanaman tersebut dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membuat sel darah putih lebih banyak sehingga nantinya tubuh akan terhindar dari berbagai penyakit.

6. Menyembuhkan Rasa Lelah

Rasa lelah kerap menjadi masalah yang menyerang manusia. Entah karena kondisi badan yang kurang fit ataupun karena kelehanan dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Talas memiliki salah satu manfaat yang mampu menyembuhkan rasa lelah Anda. tanaman ini mengandung indeks glikemik yang sangat rendah sehingga mampu mempertahankan energy untuk waktu yang cukup lama.

7. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Kulit termasuk komponen tubuh yang harus dijaga. Selain untuk membuat penampilan semakin maksimal, juga untuk menjaga kesehatannya. Salah satu cara menjaga kesehatan kulit adalah dengan mengkonsumsi Talas. Talas memiliki kandungan vitamin E dan vitamin A yang sangat cocok untuk kulit manusia. Kandungan tersebut akan membantu Anda mengurangi keriput sehingga terhindar dari penuaan dini.

8. Mencegah Penyakit Anemia

Talas memiliki kandungan zat besi, mineral, serta tembaga yang sangat penting untuk mencegah terjadinya anemia. Tembaga serta zat besi memang berperan aktif dalam memproduksi sel darah merah. Selain itu, juga mampu mempercepat metabolism serta pertumbuhan sel-sel baru dan oksigenisasi tubuh.

9. Memperlambat Proses Penuaan

Manfaat selanjutnya yang dimiliki oleh Ubi adalah mampu memperlambat proses penuaan. Tanaman ini termasuk tanaman yang bergizi serta mengandung banyak vitamin dah mineral. Semua kandungan tersebut adalah antioksidan yang sangat berguna dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit serta memperlambat proses penuaan. Dengan mengkonsumsi makanan ini secara teratur, Anda akan terlihat lebih muda dari usia yang semestinya.

10. Menjaga Kesehatan Maata

Mata adalah komponen yang sangat penting dalam tubuh manusia dan harus senantiasa dijaga kesehatannya. Salah satu caranya adalah dengan mengkonsumsi Talas. Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh Talas mampu membantu memaksimalkan kesehatan mata serta mencegah masuknya radikal bebas yang menyerang sel-sel mata. Dengan mengkonsumsi Talas secara rutin, mata Anda akan semakin sehat.

11. Menyembuhkan Diabetes

Talas memiliki kandungan serat yang sangat ampuh dalam menurunkan risiko terkena serangan diabetes. Kandungan tersebut akan membantu mengatur pelepasan insulin serta glukosa di dalam tubuh.

12. Mencegah Kanker

Kanker merupakan penyakit yang mematikan dan sulit untuk disembuhkan. Selain menggunakan jalan medis, Anda juga bisa menggunakan jalan alami. Salah satunya adalah dengan menggunakan Talas. Talas mempunyai peran yang sangat berpengaruh untuk menyembuhkan kanker.

Talas memiliki kandungan Vitamin A, Vitamin C, serta beberapa antioksidan Fenolik yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia serta menghilangkan gangguan radikal bebas yang berbahaya. Kandungan Crypoxanthin yang ada di dalam Talas bermanfaat dalam menjaga kesehatan paru-paru dan mencegah terjadinya kanker mulut.

Baca Juga : Cara Membuat Keripik Pisang Cokelat

PERINGATAN MENGONSUMSI TALAS

Cara Membuat Keripik Talas – Manfaat talas yang sudah kita ketahui di atas, dapat kita peroleh jika benar-benar diproses dengan baik dan juga dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Konsumsi talas bisa menyebabkan gejala penyakit batu ginjal dan penyakit asam urat serta komplikasi kesehatan lainnya jika tidak dipersiapkan dengan baik, misalnya waktu merebus umbi talas yang sebentar. Hal tersebut bisa di antisipasi dengan merendamnya semalaman sebelum di masak, yang bertujuan untuk mengurangi jumlah oksalat.

Tips membuat keripik talas agar tidak gatal.

Sebelum membuat masakan berbahan dasar talas, pastikan dulu kita tahu cara tepat mengolahnya. Pasti Anda tahu dong kalau talas memiliki kecenderungan membuat gatal jika kita salah mengolahnya. Hal itu lantaran talas mengandung kalsium oksalat, suatu zat yang menjadi sumber rasa gatal pada talas. Zat ini punya bentuk seperti jarum yang tidak larut dalam air sehingga bisa tersisa jika proses mengolahnya tidak tepat.

Efek ini bisa dirasakan di tangan sampai juga lidah dan tenggorokan, loh. Karena itu penting bagi kita untuk tahu cara memilih talas yang benar untuk meminimalisir kemungkinan terkena gatalnya talas. Sebelumnya, kenali dulu ciri-ciri memilih talas yang berkualita, sebagai berikut :

1. Menjemur

Menjemur adalah salah satu cara yang efektif untuk menghilangkan zat kalsium oksalat dari dalam talas, mudah untuk dilakukan dan tidak membutuhkan biaya. Namun proses ini tentu membutuhkan waktu yang lama serta sinar matahari yang cukup dan terkadang malah menimbulkan warna biru pada talas dan talas harus diiris tipis terlebih dahulu.

2. Merendam Talas dalam Larutan Air Garam

Cara yang kedua adalah dengan merendam umbi talas ke dalam larutan air garam, supaya terjadi reaksi antara NaCl dengan Kalsium Oksalat. Caranya adalah dengan mengupas talas terlebih dahulu lalu mencucinya hingga bersih baru kemudian direndam dalam larutan air garam.

Proses perendaman ini dilakukan hingga 30 menit lamanya, kemudian cuci kembali talas untuk menghilangkan sisa-sia reaksi kimia antara NaCl dengan Kalsium Oksalat dari dalam talas.

3. Selektif dalam Memilih Talas

Selain kedua cara diatas, bersikap selektif dalam memilih talas yang akan dijadikan keripik juga bisa menurunkan potensi rasa gatal dalam talas. Pilihlah talas yang tidak terlalu tua. Hindari memilih talas yang bahkan sudah muncul tunas pada umbinya.

Anda bisa memilih salah satu dari ketiga cara untuk mengatasi rasa gatal pada keripik talas, namun yang kami sarankan adalah cara yang kedua, yakni dengan menggunakan larutan air garam.

Setelah anda mengetahui beberapa tips agar keripik talas tidak gatal ketika dimakan, selanjutnya kita akan membahas cara membuat keripik talas. cara pembuatannya tergolong mudah dan anda bisa mencobanya dirumah.

Baca Juga : Cara Mngolah Bawang Menjadi Cemilan Yang Enak

CARA MEMBUAT KERIPIK TALAS

Cara Membuat Keripik Talas

Bahan-Bahan

  • Ubi Talas (Mbote)
  • Garam
  • Bawang Putih
  • Air
  • Pewarna kuning (bisa dengan pewarna kue, atau juga bisa dengan kunyit yang dihaluskan)
  • Minyak goreng

Langkah-langkah

  • Ubi talas diiris tipis-tipis layaknya kripik, atau bisa juga menggunakan alat khusus untuk membuat kripik supaya lebih cepat..
  • Setelah semua talas diiris, kemudian siapkan bawang putih sesuai selera kemudian dihaluskan.
  • Siapkan air didalam wadah besar atau secukupnya, sesuai dengan banyaknya talas yang telah diiris.
  • Masukkan bawang putih yang telah dihaluskan kedalam air, ditambah dengan garam dan pewarna kuning secukupnya.
  • Setelah air dicampur dengan bawang putih dan garam. Kemudian rendam talas ± 2-3 jam, atau sampai berubah warna menguning.
  • Setelah masa perendaman cukup, kemudian goreng ubi talas sampai kecoklatan.
  • Kemudian tiriskan, dan rasakan hasilnya.
  • Jika ingin rasa yang bervariasi bisa juga ditambah dengan perasa-perasa lain. Seperti balado atau keju.

Baca Juga : Cara Membuat Keripik Tahu Yang Enak

Cara Membuat Keripik Talas

Melihat begitu banyaknya kandungan nutrisi yang terkandung dalam umbi talas dan cara pembuatannya yang mudah. Kita bisa menginovasikan tanaman komoditas pangan tersebut menjadi beragam jenis makanan ringan. Contohnya saja seperti camilan keripik talas yang sekarang ini tak hanya digemari para konsumen, namun juga bisa menjadi ladang bisnis baru yang menjanjikan keuntungan cukup besar bagi para pelakunya.

Jadi, bagi Anda yang tergiur untuk memulai bisnis keripik talas. Berikut ini sekilas informasi beberapa persiapan yang perlu diperhatikan untuk merintis bisnis keripik talas.

Cara Membuat Keripik Talas

  1. Cara Membuat Keripik Talas – Mencari supplier yang tepat. Dalam menjalankan peluang bisnis ini, Anda bisa memilih untuk memproduksi sendiri keripik talas yang akan dipasarkan atau mencari supplier keripik talas yang bisa Anda ajak untuk menjalin kerjasama.
    Bila Anda memutuskan untuk memproduksi keripik talas sendiri, maka penting bagi Anda untuk mencari supplier bahan baku yang dibutuhkan. Begitu juga sebaliknya, bila Anda memilih mengambil keripik talas yang sudah jadi dari para supplier, maka pilihlah toko grosir camilan yang memiliki kualitas dan harga bersaing.
  2. Tawarkan varian rasa yang beragam. Melihat persaingan pasar di bisnis keripik sudah sangat ketat, penting bagi Anda untuk menciptakan sebuah pembeda untuk memenangkan persaingan pasar yang ada. Untuk itu Anda bisa menawarkan varian rasa yang beragam untuk menarik minat pelanggan, contohnya saja seperti keripik talas rasa pedas, barbeque, balado, jagung bakar, rasa coklat, stroberi, vanilla, dan lain sebagainya.
  3. Persiapkan alat-alat yang dibutuhkan. Jika Anda memproduksi sendiri camilan keripik talas, maka peralatan masak seperti kompor, wajan penggorengan, baskom, dan alat pengemas lainnya perlu Anda persiapkan pula. Namun bila Anda hanya mengemas ulang keripik talas dari toko grosir camilan, maka peralatan pokok yang dibutuhkan yaitu mesin sealer dan plastik kemasan.
  4. Pilih kemasan yang unik untuk meningkatkan daya jual produk Anda. Untuk mengatasi ketatnya persaingan pasar, tentunya tidak hanya citarasa keripik talas saja yang perlu Anda perhatikan. Dalam hal ini kemasan produk juga memegang peranan penting untuk menarik minat para pelanggan. Untuk itu, pilih kemasan produk yang unik agar konsumen Anda bisa tertarik.
  5. Tentukan konsep pemasaran yang matang. Untuk mendongkrak pemasaran produk keripik talas, Anda bisa menggandeng mitra agen (reseller) ataupun menjalin kerjasama dengan sistem titip jual (konsinyasi) di beberapa toko oleh-oleh, swalayan, supermarket, kantin sekolah, rumah makan, kedai kopi, dan lain sebagainya. Semakin luas jangkauan pasar yang Anda bidik, maka semakin besar pula peluang Anda.

Cara Membuat Keripik Talas

Nah, ternyata mudah sekali kan cara membuat keripik talas sendiri dirumah ? Semoga informasi ini dapat membantu bagi anda yang ingin membuat cemilan yang mudah dan murah. Jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat.

Selamat mencoba.

By | 2017-11-24T15:49:54+00:00 November 18th, 2017|Artikel|Comments Off on Resep Membuat Keripik Talas Tanpa Ribet !