Cara membuat keripik bayam- berbagi tips lagi tentang bagaimana cara membuat keripik bayam yang renyah dan yang pastinya bakalan menggoyang lidah anda. Yup betul sekali, selain dijadikan sayur asem ataupun tumis, ternyata bayam juga bisa dijadikan keripik.

Bagi anda yang suka ngemil pasti tidak asing lagi dengan keripik bayam. Selain rasanya yang gurih dan renyah, tentu saja keripik bayam kaya akan gizi yang dapat menyehatkan tubuh anda. Keripik bayam merupakan makanan atau camilan tradisional yang sudah terkenal di seluruh Indonesia.

Untuk mendapatkan bahannya mudah, banyak pasar-pasar yang menjual bayam bahkan ada juga yang menanam sendiri. Anehnya lagi banyak bayam yang tiba-tiba tumbuh sendiri di rumah-rumah. Pastikan saat membeli di pasar pilih bayam yang tidak beracun, karena ada bayam yang beracun yang batangnya berduri.

Keripik bayam selain cocok untuk camilan, bisa juga sebagai kerupuk pada saat makan. Biasanya untuk mendapatkan keripik bayam sangat susah, karena hanya tersedia di toko oleh-oleh saja. Itupun harganya mahal, dan untuk alternatif lainnya paling di pasar tradisional.

Keripik bayam yang biasanya dijual di pasar, biasanya tekstunya agak keras bahkan berminyak. Bener-bener mengurangi kenikmatan saja.:D

Bunda jangan khawatir, artikel kali ini akan memberikan informasi untuk bunda tentang cara membuat keripik bayam yang bener-bener gurih dan renyah. Dan pastinya tidak berminyak yang akan membuat anda semakin ketagihan.

Apa itu bayam?

cara membuat keripik bayam

Bayam merupakan tumbuhan yang biasanya ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Bayam berasal dari Amerika tropik yang sekarang sudah tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran yang mengandung zat besi yang penting bagi tubuh kita.

Bayam merupakan sejenis sayuran berdaun hijau atau merah yang bertangkai lunak dan bisa dikonsumsi. Bentuk daun bayam adalah bulat dan tangkainya cukup panjang. Tumbuhan ini banyak ditemui di rawa-rawa atau di tanah yang lembab. Bayam terdiri dari beberapa jenis, yang terkenal adalah bayam hijau dan bayam merah.

Bayam memilik rasa yang tidak terlalu pahit, sehingga aman dikonsumsi untuk buah hati Anda. Tumbuhan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai olahan kuliner, baik sebagai pelengkap nasi dan lauk maupun sebagai kudapan.

Awal mula tanaman bayam hanya dikenal sebagai tumbuhan hias. Bayam dapat tumbuh sepanjang tahun dan dapat tumbuh dimana saja, baik didataran rendah maupun didataran tinggi. Pertumbuhan paling baik pada tanah subur dan banyak sinar matahari dengan suhu 25-36 Celcius dan pH tanah antara 6-7. Waktu tanam yang paling baik pada saat awal musim kemarau.

Bayam terdiri dari 2 macam ada bayam petik dan bayam cabut. Bayam petik daunnya lebar dan tumbuh tegak besar (hingga dua meter) dan daun mudanya bisa dimakan terutama sebagai lalapan (misalnya pada pecel, gado-gado), dan urap. Daun bayam cabut ukurannya lebih kecil dan ditanam untuk waktu singkat (paling lama 25 hari).

Apa manfaat bayam?

Mengurangi radang
Bayam mengandung antioksidan tinggi yang dapat membantu melawan radikal bebas yang  bisa menyebabkan peradangan. Peradangan merupakan penyebab munculnya nyeri pada sendi atau sering disebut  penyakit rheumatoid arthritis atau rematik,

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tingginya akan kandungan vitamin A, C, dan folat, serta magnesium pada bayam, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Mencegah anemia
Bayam adalah salah satu sumber asupan zat besi yang baik. Namun, oksalat yang terkandung pada bayam dapat menghambat penyerapan zat besi ketika dikonsumsi. Dengan mengonsumsi vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi.

Menjaga agar mata tetap sehat.
Kandungan karotenoid yang terdapat pada bayam, seperti beta karoten, lutein, dan zeaxanthin, dapat melindungi terhadap penyakit penglihatan terkait usia, misalnya rabun senja dan degenerasi makula.

Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Bayam dapat menurunkan risiko penderita penyakit kardiovaskular, karena bayam kaya akan serat dan mineral yang dapat menurunkan tekanan darah dan mencegah pembentukan plak di pembuluh darah.

Mengurangi risiko terkena kanker
Kandungan lutein, karotenoid, dan zeaxanthin yang tinggi pada bayam, mampu meminimalkan risiko munculya berbagai jenis kanker.

Menjaga kesehatan kulit
Kandungan antioksidan yang tinggi pada bayam, sangat baik untuk perlindungan kulit.

Apa bahaya bayam?

Bayam mengandung zat besi yang berupa Fe2+ (ferro), jika bayam terlalu lama berinteraksi dengan O2 (Oksigen), maka kandungan Fe2+ akan teroksidasi menjadi Fe3+ (ferri). Meskipun sama-sama zat besi, yang bermanfaat untuk manusia adalah ferro, lain halnya dengan ferri yang bersifat racun. Jangan sekali-sekali untuk memanaskan sayur bayam.

Alangkah baiknya, kita harus segera mengkonsumsi bayam setelah dimasak. Lebih baik hindari mengkonsumsi bayam yang sudah lebih dari 5 jam setelah dimasak. Karena selain mengandung zat ferri , bayam juga dapat mengandung zat nitrat (NO3), jika teroksidasi dengan udara akan menjadi NO2 (nitrit) yang bersifat senyawa tidak berwarna, tidak berbau dan bersifat racun.

Harus diperhatikan saat proses penyimpanan di lemari es, semakin lama bayam disimpan di dalam lemari es, kadar senyawa nitrit akan terus meningkat.

Efek racun pada senyawa nitrit menimbulkan reaksi dengan zat besi dalam sel darah merah tepatnya di hemoglobin. Ikatan nitrit dengan hemoglobin disebut Methemoglobin yang dapat mengakibatkan hemoglobin tidak mampu mengikat oksigen.

Jika jumlah methemoglobin lebih dari 15% dari total hemoglobin, makan akan terjadi Sianosis yang artinya keadaan dimana seluruh jaringan tubuh manusia akan kekurangan oksigen.

Dalam mengolah sayur bayam tidak boleh memasak sayur bayam dengan panci aluminium. Karena aluminium bisa menyebabkan racun karena bereaksi dengan zat besi yang terkandung di dalam bayam.

Yang harus diperhatikan bagi mereka yang menderita asam urat dan rematik adalah tidak boleh mengasup sayur jenis ini karena bisa menyebabkan rasa ngilu yang berlebihan dan asam urat kambuh. Reaksi tersebut terjadi karena kandungan zat purin dalam bayam sangat tinggi kemudian diubah menjadi asam urat dalam tubuh.

Baca : Cara Membuat Jus Lidah Buaya Yang Berkhasiat Untuk Kesehatan Tubuh

Cara Membuat Keripik Bayam

cara membuat keripik bayam

Bahan :

  • 250 ml santan kelapa
  • 150 gram tepung beras
  • 50 gram tepung sagu
  • 1 sendok teh kaldu bubuk/garam secukupnya
  • 1 butir kuning telur

Bumbu :

  • 3 siung bawang putih
  • 1 cm kencur
  • 1/2 sendok teh ketumbar

Cara membuat keripik bayam:

  1. Haluskan semua bumbu, lalu campur dengan semua bahan lainnya. Aduk sampai rata.
  2. Celupkan satu per satu daun bayam ke dalam adonan, lalu angkat dan biarkan adonan menetes beberapa saat supaya keripik tidak terlalu tebal.
  3. Panaskan minyak secukupnya, lalu goreng hingga matang. Pastikan tidak terlalu lama menggorengnya, karena cepat matang
  4. Setelah matang, angkat dan tiriskan, lalu Dinginkan di atas lapisan tissu atau koran untuk menyerap minyak yang berlebih.
  5. Setelah dingin masukkan ke dalam kemasan atau wadah yang tertutup supaya kriuk nya lebih awet.

Demikian beberapa informasi yang berkaitan tentang keripik bayam, pengertian bayam, manfaat bayam, bahaya bayam, dan yang paling utama adalah cara membuat keripik bayam. Semoga informasi yang kami sajikan bisa bermanfaat bagi anda.